• muhammad ikhsan

Penjara Terbakar di Angarsk Siberia Setelah Napi Rusuh

Penjara Terbakar di Angarsk Siberia Setelah Napi Rusuh - Sebuah kebakaran telah melanda sebagian besar penjara di wilayah Siberia Rusia setelah kerusuhan oleh narapidana yang menuduh penjaga memperlakukan mereka dengan buruk.


Pihak berwenang mengatakan para narapidana di Penjaga Pidana No. 15 Penjaga Keamanan yang tinggi menyerang seorang penjaga yang berusaha membantu seorang tahanan berdarah karena luka yang disebabkan diri. Beberapa tahanan memangkas senjata mereka sendiri sebagai protes dipukuli oleh penjaga sebagai hukuman, kata aktivis. Beberapa situs web hak asasi manusia Rusia turun pada hari Sabtu. Aktivis mengatakan kurangnya pengawasan oleh orang luar memberi penjaga kebebasan untuk menggunakan kekerasan. Para pejabat mengatakan kerusuhan di kota Angarsk, yang pecah pada hari Kamis, sekarang di bawah kendali dan penyelidikan telah diluncurkan. Penjara Rusia telah dikunci sejak akhir bulan lalu untuk mencegah penyebaran virus corona. Dinas pemasyarakatan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Salah satu narapidana tidak mematuhi perintah para penjaga dan mulai bersumpah. Pada saat yang sama beberapa narapidana lainnya menyebabkan tubuh mereka terluka." Ia menambahkan bahwa seorang penjaga telah terluka dan dibawa ke rumah sakit. Namun, kelompok hak asasi manusia mengatakan kerusuhan telah terjadi setelah seorang napi dipukuli oleh seorang petugas penjara.


Svyatoslav Khromenkov, seorang aktivis di kelompok Hak Asasi Manusia, mengatakan telah menerima informasi bahwa satu narapidana telah dipukuli oleh seorang penjaga puncak. Poker Online Makassar "Menyusul ini, beberapa narapidana lain memotong nadanya sebagai protes, sekitar 13-17 orang, termasuk orang yang semula dipukuli. Dia dipukuli lagi. Ini menyebabkan kerusuhan mulai," katanya kepada BBC. Satu kelompok menerbitkan tautan ke video seorang narapidana dengan perban berdarah di lengannya yang mengatakan bahwa dia dicekik dan dipukuli oleh penjaga dan kemudian memotong pergelangan tangannya sebagai protes. Seorang juru bicara kelompok Siberia Tanpa Penyiksaan mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa polisi anti huru hara telah mengepung penjara itu. Api dilaporkan mengamuk di lapangan. Tiga bangunan dihancurkan oleh api termasuk sebuah pabrik kayu, kantor berita milik negara Tass mengatakan. Penjara, 2.500 mil (4.000 km) timur Moskow, menampung sekitar 1.200 narapidana.

0 views

©2019 by Hanny Wijayanti. Proudly created with Wix.com

This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now